Nagari Seulayat Ulakan

Kec Ulakan Tapakih
Kab Padang Pariaman - Sumatera Barat

Info
SELAMAT DATANG DI SISTIM INFORMASI & LAYANAN PUBLIK PEMERINTAHAN NAGARI SEULAYAT ULAKAN | Nagari Adalah Hak Masyarakat - UU RI No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik | KAWAL Pembangunan Nagari - LAPORKAN Bila Ada Penyimpangan

Artikel

Mahasiswa KKN LP3I Berikan Edukasi Penggunaan Media Sosial kepada Siswa Kelas 6 SDN 09 Ulakan Tapakis

PLP

21 Agustus 2026

1 Kali dibuka

Mahasiswa KKN LP3I Berikan Edukasi Penggunaan Media Sosial kepada Siswa Kelas 6 SDN 09 Ulakan Tapakis

Ulakan Tapakis — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Politeknik LP3I melaksanakan program kerja berupa edukasi penggunaan media sosial kepada siswa kelas 6 SDN 09 Ulakan Tapakis. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya literasi digital bagi generasi muda, khususnya anak-anak yang mulai aktif mengenal dan menggunakan berbagai platform media sosial.

Perkembangan teknologi digital membuat media sosial semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Anak-anak pada usia sekolah dasar saat ini sudah tidak asing dengan berbagai bentuk konten digital, mulai dari video, foto, permainan daring, hingga berbagai informasi yang beredar melalui media sosial.

Di satu sisi, media sosial dapat memberikan banyak manfaat sebagai sarana komunikasi, hiburan, dan sumber informasi. Namun di sisi lain, penggunaan yang tidak bijak juga dapat menimbulkan berbagai risiko. Oleh karena itu, pemahaman mengenai cara menggunakan media sosial dengan aman, bertanggung jawab, dan sesuai dengan etika menjadi hal yang penting untuk diperkenalkan sejak dini.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Politeknik LP3I berupaya memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bagaimana menggunakan media sosial secara positif serta mengenali berbagai hal yang perlu diperhatikan ketika berada di ruang digital.

Mengenalkan Media Sosial secara Bijak Sejak Dini

Dalam kegiatan edukasi, mahasiswa memberikan pemahaman kepada siswa mengenai media sosial dan bagaimana platform digital dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Siswa diajak untuk memahami bahwa media sosial bukan hanya tempat untuk mencari hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi dengan orang lain. Namun, setiap pengguna perlu memiliki tanggung jawab terhadap apa yang dilihat, dibuat, maupun dibagikan.

Mahasiswa juga mengingatkan siswa agar tidak mudah mempercayai setiap informasi yang ditemukan di internet. Tidak semua informasi yang beredar di media sosial merupakan informasi yang benar. Oleh sebab itu, siswa perlu belajar membedakan informasi yang dapat dipercaya dengan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Kebiasaan untuk memeriksa informasi sebelum membagikannya menjadi salah satu hal penting yang diperkenalkan kepada siswa. Dengan membangun kebiasaan tersebut sejak dini, diharapkan siswa dapat menjadi pengguna teknologi yang lebih kritis dan bertanggung jawab.

Menjaga Privasi dan Keamanan di Dunia Digital

Salah satu materi penting dalam kegiatan edukasi ini adalah mengenai privasi dan keamanan digital. Siswa diberikan pemahaman bahwa informasi pribadi tidak boleh dibagikan secara sembarangan di media sosial maupun kepada orang yang tidak dikenal melalui internet.

Data seperti alamat rumah, nomor telepon, kata sandi, lokasi secara langsung, maupun informasi pribadi lainnya perlu dijaga. Mahasiswa juga mengingatkan siswa agar tidak memberikan kata sandi akun kepada orang lain dan selalu berhati-hati ketika menerima pesan atau permintaan pertemanan dari akun yang tidak dikenal.

Pemahaman tersebut menjadi penting karena anak-anak merupakan salah satu kelompok pengguna internet yang perlu mendapatkan pendampingan dalam mengenali berbagai risiko di ruang digital.

Selain menjaga informasi pribadi, siswa juga diajak memahami pentingnya menggunakan kata sandi yang aman serta tidak sembarangan membuka tautan atau mengunduh file dari sumber yang tidak diketahui.

Mengajarkan Etika dalam Bermedia Sosial

Selain keamanan, mahasiswa KKN juga memberikan pemahaman mengenai etika ketika berkomunikasi melalui media sosial.

Siswa diajak untuk memahami bahwa setiap komentar, unggahan, foto, maupun video yang dibagikan di internet dapat memberikan dampak kepada orang lain. Oleh karena itu, penggunaan bahasa yang sopan dan tidak menyakiti orang lain menjadi bagian penting dalam berinteraksi di dunia digital.

Mahasiswa mengingatkan siswa untuk tidak melakukan penghinaan, perundungan atau cyberbullying, menyebarkan foto orang lain tanpa izin, maupun menuliskan komentar yang dapat merugikan orang lain.

Pesan yang disampaikan sederhana namun penting: berperilakulah di dunia digital sebagaimana kita berperilaku ketika berhadapan langsung dengan orang lain.

Dengan memahami etika tersebut, siswa diharapkan dapat menggunakan media sosial sebagai ruang untuk berkomunikasi dan berbagi hal-hal positif.

Mengenali Konten Positif dan Negatif

Dalam menggunakan media sosial, anak-anak dapat menemukan berbagai macam konten. Tidak semua konten tersebut sesuai untuk usia mereka atau memberikan dampak yang baik.

Karena itu, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilih konten yang bermanfaat dan menghindari konten yang mengandung kekerasan, penghinaan, penipuan, maupun materi yang tidak sesuai dengan usia.

Mahasiswa juga mendorong siswa untuk menggunakan media sosial dan internet sebagai sarana untuk belajar. Banyak sumber edukasi yang dapat membantu siswa memahami pelajaran, mengembangkan keterampilan, mengenal dunia, dan menemukan berbagai pengetahuan baru.

Dengan demikian, teknologi tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga dapat menjadi alat untuk mendukung proses belajar dan pengembangan diri.

Membangun Generasi yang Cerdas Digital

Kegiatan edukasi media sosial ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN untuk memperkenalkan konsep literasi digital kepada generasi muda.

Menjadi pengguna teknologi yang cerdas bukan berarti harus menguasai seluruh teknologi yang ada. Hal yang lebih penting adalah mampu menggunakan teknologi dengan aman, memahami risiko yang ada, berpikir kritis terhadap informasi, serta bertanggung jawab terhadap setiap tindakan yang dilakukan di ruang digital.

Siswa kelas 6 sebagai kelompok usia yang mulai semakin aktif menggunakan perangkat digital diharapkan dapat membawa pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini ke dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa juga mendorong siswa agar tidak ragu meminta bantuan kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya ketika menemukan sesuatu yang membuat mereka tidak nyaman atau merasa terancam di internet.

Interaksi Edukatif antara Mahasiswa dan Siswa

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam suasana yang interaktif dan penuh kebersamaan. Mahasiswa KKN berusaha menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa sehingga pembahasan mengenai dunia digital tidak terasa terlalu berat.

Interaksi antara mahasiswa dan siswa juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Siswa diberikan ruang untuk bertanya, menyampaikan pendapat, serta berdiskusi mengenai pengalaman mereka dalam menggunakan teknologi dan media sosial.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga dalam menyampaikan pengetahuan kepada generasi muda dengan pendekatan yang sesuai dengan usia mereka.

Sementara bagi siswa, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan wawasan baru mengenai bagaimana menjadi pengguna media sosial yang lebih aman dan bertanggung jawab.

Dukungan terhadap Pendidikan di Era Digital

Program edukasi penggunaan media sosial di SDN 09 Ulakan Tapakis diharapkan dapat menjadi salah satu langkah kecil dalam mendukung pendidikan di tengah perkembangan teknologi digital.

Kemajuan teknologi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan generasi muda. Oleh karena itu, kemampuan menggunakan teknologi secara bijak perlu berjalan beriringan dengan kemampuan akademik dan pendidikan karakter.

Sekolah, guru, orang tua, masyarakat, dan generasi muda memiliki peran masing-masing dalam menciptakan lingkungan digital yang sehat. Edukasi seperti ini menjadi salah satu bentuk langkah awal untuk membangun kesadaran tersebut.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Politeknik LP3I berharap siswa dapat lebih memahami bahwa media sosial memiliki manfaat apabila digunakan dengan tepat, tetapi juga memiliki risiko apabila digunakan tanpa pertimbangan.

Pada akhirnya, edukasi media sosial bukan sekadar mengajarkan anak bagaimana menggunakan teknologi, tetapi juga mengajarkan bagaimana menjadi manusia yang bertanggung jawab ketika menggunakan teknologi tersebut.

Mahasiswa KKN Politeknik LP3I berharap pengetahuan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi siswa kelas 6 SDN 09 Ulakan Tapakis dalam menghadapi perkembangan dunia digital yang semakin luas.

Cerdas menggunakan teknologi, bijak bermedia sosial, dan bertanggung jawab di dunia digital — karena jejak digital hari ini dapat menjadi bagian dari cerita kita di masa depan.

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Aparatur Desa

Kepala Desa

MUHAMMAD IDRIS, SE

Sekretaris Desa

ALI AZWIR

HARTI GUSMAI RISA

ZULKARNAIN, SE

AINUR MADIA, SE

AFNISA NASMAWATI, S.Pd

MARYULIS, S.Pd

IZENDRI

HENDRI DUNAN, SE

KARDINAL

HENDRA

ADEK MAISURYANI, SE

ERNA SOFIA, S.Pd

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Nagari Seulayat Ulakan

Kecamatan Ulakan Tapakih, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat

Statistik Pengunjung

Hari ini:29
Kemarin:50
Total:173.641
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:216.73.216.73
Browser:Mozilla 5.0

Menu Kategori

Media Sosial

YouTube Nagari

Jadwal Shalat


jadwal-sholat

Perkiraan Cuaca

booked.net

Lokasi Kantor Nagari

Latitude:-0.7008252067975151
Longitude:100.22059548675317

Nagari Seulayat Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakih, Kabupaten Padang Pariaman - Sumatera Barat

Buka Peta

Wilayah Nagari